Sering melihat banyak orang bingung antara dua metrik dasar saat menganalisis perusahaan, jadi saya pikir akan saya jelaskan tentang eps vs roe karena ini sering muncul dalam laporan laba rugi dan catatan analis.



Pertama, mari kita bahas EPS - laba per saham. Konsepnya cukup sederhana: Anda ambil laba bersih perusahaan dan bagi dengan jumlah saham yang beredar. Itu saja. Anda mendapatkan jumlah dolar per saham. Tapi bagian yang rumit? Perusahaan bisa secara literal menerbitkan sebanyak yang mereka inginkan. Pada tahun 2015, Netflix memiliki sekitar 437,6 juta saham terdilusi yang beredar. AT&T? 5,94 miliar. Periode yang sama, pasar yang sama. Jadi saat Anda membandingkan dua perusahaan hanya berdasarkan angka EPS mereka, Anda sebenarnya tidak membandingkan apa-apa yang berarti. Perbedaan jumlah saham sangat besar. Inilah mengapa eps vs roe penting - EPS saja tidak memberi tahu banyak tentang apakah sebuah perusahaan benar-benar berjalan dengan menguntungkan.

Sekarang, ROE - return on equity. Ini sebenarnya berguna untuk perbandingan. Mengukur seberapa efektif sebuah perusahaan menggunakan uang pemegang saham untuk menghasilkan laba. Anda menghitungnya dengan membagi laba bersih dengan rata-rata ekuitas pemegang saham, dan mengekspresikannya sebagai persentase. Perbedaan utama di sini: ROE adalah persentase, bukan hanya jumlah dolar mentah. Dan data diambil dari laporan laba rugi dan neraca, yang memberi gambaran yang lebih lengkap.

Mengapa ini penting? Karena perbandingan eps vs roe menunjukkan bahwa ROE sebenarnya mencerminkan apakah manajemen melakukan pekerjaan yang baik dengan modal yang mereka miliki. Ini menunjukkan profitabilitas relatif terhadap ekuitas yang diinvestasikan. Anda benar-benar bisa membandingkan ROE antar perusahaan dan itu berarti sesuatu. Anda tidak bisa melakukan hal yang sama dengan EPS - kebebasan jumlah saham membuatnya tidak berguna untuk analisis lintas perusahaan.

Satu hal yang perlu diingat: ROE tidak hanya menunjukkan kinerja operasional. Ini juga mencerminkan seberapa banyak perusahaan menggunakan utang. Jika sebuah perusahaan menggunakan leverage secara besar-besaran dan tetap menghasilkan pengembalian yang solid, itu terlihat dari ROE yang lebih tinggi. Jadi, ini memberi tahu Anda tentang kualitas bisnis sekaligus keputusan struktur modal.

Untuk melacak satu perusahaan dari waktu ke waktu, pertumbuhan EPS bisa menarik jika Anda memiliki data historis. Tapi jika Anda benar-benar ingin memahami apakah manajemen mengelola modal secara efektif dan membandingkan perusahaan, ROE adalah metrik yang benar-benar bekerja. Itulah mengapa investor serius fokus pada eps vs roe dan mengapa ROE cenderung menjadi acuan utama untuk analisis yang mendalam.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan