TONGGAK | Tether Bermitra dengan Republik Guinea, Kemitraan Pemerintah Pertama di Afrika, untuk Mendorong Transformasi Digital

Tether, kekuatan terdepan di industri aset digital, telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Republik Guinea. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi transformatif dari teknologi blockchain dan peer-to-peer, mendorong pertumbuhan ekonomi dan menempatkan Guinea sebagai pemimpin dalam revolusi digital di Afrika.

Ini adalah kemitraan pertama Tether dengan pemerintah di Afrika.

Berbicara kepada BitKE, CEO Tether, Paolo Ardoino, mengatakan bahwa Tether ingin menjadi bagian dari kisah kripto dan blockchain di Afrika.

Memelopori Inovasi Blockchain di Guinea

Nota Kesepahaman ini menegaskan komitmen Tether untuk mendorong adopsi blockchain secara global, sejalan dengan misi utamanya untuk mempromosikan inovasi, pendidikan, dan penggunaan aset digital yang bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan solusi blockchain, inisiatif ini bertujuan membangun fondasi yang kokoh untuk keberhasilan ekonomi berkelanjutan dan kemajuan teknologi di Guinea.

Fokus utama dari perjanjian ini adalah memupuk pendidikan dan inovasi sekaligus memfasilitasi pertukaran praktik terbaik global. Dalam kolaborasi dengan Cité des Sciences et de l’Innovation de Guinée (Kota Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Guinea), Tether akan berkontribusi pada pengembangan keahlian blockchain dan program literasi digital.

Inisiatif-inisiatif ini akan diperkenalkan di seluruh sektor publik dan swasta Guinea untuk meningkatkan kesadaran, mengembangkan keterampilan kritis, dan menumbuhkan talenta lokal dalam ekonomi digital.

Mendukung Proyek “Kota Inovasi” Guinea

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Tether akan berperan dalam proyek “Kota Inovasi” Guinea, sebuah inisiatif yang dirancang untuk menempatkan negara ini sebagai pusat teknologi, riset, dan kewirausahaan. Upaya ini sejalan dengan strategi pemerintah yang lebih luas dalam memanfaatkan inovasi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang bagi profesional muda di bidang teknologi yang sedang berkembang.

Kolaborasi ini membangun rekam jejak Tether yang kuat dalam bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga di seluruh dunia untuk mempromosikan adopsi blockchain yang bertanggung jawab. Inisiatif sebelumnya meliputi Forum Plan ₿ di Lugano, Swiss, program edukasi tentang Bitcoin dan stablecoin di Ras Al Khaimah, pendidikan aset digital di Turki, dan proyek infrastruktur blockchain di Uzbekistan.

Perspektif Kepemimpinan tentang Kemitraan

Paolo Ardoino, CEO Tether, menyatakan antusiasmenya terhadap inisiatif ini, dengan mengatakan:

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Republik Guinea untuk membuka potensi besar dari teknologi blockchain dan digital di seluruh Afrika.

MoU ini mencerminkan komitmen kami untuk membantu negara membangun ekonomi digital yang tangguh. Bersama-sama, kami bertujuan mengimplementasikan solusi blockchain yang efisien yang menguntungkan sektor publik dan swasta, membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan menempatkan Guinea sebagai pemimpin dalam inovasi teknologi.”

M. Djiba Diakité, Menteri dan Kepala Staf Kepresidenan Republik Guinea, menyoroti pentingnya kemitraan ini:

“Penandatanganan MoU ini merupakan langkah maju yang besar dalam pencarian kami untuk transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti blockchain dan solusi peer-to-peer, kami menempatkan Guinea sebagai pemimpin inovasi di Afrika. Inisiatif ini sejalan dengan program Simandou 2040 dan visi kami untuk membekali pemuda Guinea dengan keterampilan bersaing secara global.”

M. Alpha Bacar Barry, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset Ilmiah, dan Inovasi, menekankan peran pendidikan dalam perubahan digital ini:

“Perjanjian ini menandai langkah penting dalam menempatkan Guinea di garis depan inovasi teknologi di Afrika. Ini akan memperkuat infrastruktur pendidikan dan ilmiah kami, memberdayakan pemuda kami untuk berkembang dalam ekonomi digital global.”

Pr. Abdoulaye Baniré Diallo, Koordinator Cité des Sciences et de l’Innovation de Guinée, menguraikan dampak jangka panjang dari adopsi blockchain:

“MoU ini berfungsi sebagai pengungkit strategis untuk mempercepat integrasi teknologi blockchain dan peer-to-peer ke dalam ekosistem pendidikan dan teknologi kami.

Ini menyediakan fondasi yang kokoh untuk mengembangkan keahlian lokal, mengadopsi solusi inovatif, dan mendorong ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Guinea.”

Seiring Tether terus bekerja sama dengan pemerintah, bisnis, dan lembaga, perusahaan tetap berkomitmen untuk memajukan teknologi blockchain dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kemitraan ini dengan Republik Guinea merupakan tonggak lain dalam misi Tether untuk memberdayakan negara melalui transformasi digital, mendorong ketahanan ekonomi dan inovasi teknologi di Afrika dan di seluruh dunia.

Ikuti kami di X untuk posting terbaru dan pembaruan

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan