Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Baru saja melihat sebuah kasus kejahatan kripto yang gila, harus saya bagikan. Pada Agustus 2024, seorang pemuda bernama Malone Lam yang berusia 20 tahun dan timnya melakukan sebuah aksi besar—mencuri 4.064 Bitcoin, yang saat itu bernilai sekitar 238 juta dolar.
Tim pelaku Malone Lam termasuk Veer Chetal yang berusia 18 tahun, Jeandiel Serrano yang berusia 21 tahun, serta Danish Khan dan Chen. Mereka menargetkan seorang kreditur Genesis, yang memegang ribuan Bitcoin dan sama sekali tidak menyadari bencana yang akan datang.
Metode mereka sebenarnya sangat kuno tapi sangat efektif. Seorang bernama Wiz mengaku sebagai dukungan Google, menipu korban bahwa akun mereka telah diretas, lalu mendapatkan akses ke Gmail dan iCloud. Kemudian Box muncul, berpura-pura sebagai karyawan Gemini, mengatakan bahwa akun bursa telah diserang dan perlu direset. Korban yang panik langsung menonaktifkan autentikasi dua faktor, langkah ini langsung membuat akun Gemini mereka jatuh ke tangan mereka. Serangan terakhir adalah meminta korban menginstal AnyDesk—layar mereka terbuka, kunci privat terbuka, dan Bitcoin pun jatuh ke tangan mereka.
Pada pukul 4:05 pagi, 4.064 Bitcoin hilang seketika, transaksi ini begitu dikonfirmasi tidak akan pernah bisa dikembalikan lagi. Malone Lam dan timnya langsung memulai pencucian uang, menyebarkan dana ke 15 bursa, menukarnya menjadi LTC, ETH, XMR untuk menutupi jejak.
Selanjutnya adalah aksi boros yang gila. Malone Lam menghabiskan 500.000 dolar dalam satu malam di klub, membeli sebuah rumah mewah di Miami seharga 10,5 juta dolar, dan garasinya penuh dengan mobil sport. Dia bahkan membeli 5 tas Hermès Birkin, satu per satu diberikan kepada wanita di klub. Yang paling gila adalah, Malone Lam juga membeli sebuah Lamborghini Urus berwarna pink untuk mencoba memikat mantan pacarnya, tapi dia sama sekali tidak peduli.
Tidak lama kemudian. Pada 19 September, agen penegak hukum menyerbu rumah mewah Malone Lam, yang mengaku sebagai raja kripto, lalu dia ditangkap dan diborgol. Seluruh geng kejahatan ini juga ditangkap, dan sekarang mereka menunggu di pengadilan untuk dijatuhi hukuman, masing-masing menghadapi puluhan tahun penjara federal.
Yang menarik, dari pencurian sebesar 2,3 miliar dolar, hanya 9 juta dolar yang berhasil disita kembali. Sisa uang masih tersembunyi di berbagai dompet dan bursa, dan tidak ada yang tahu kapan akan bisa dipulihkan. Kasus ini benar-benar mencerminkan beberapa masalah nyata di dunia kripto—betapa pentingnya perlindungan keamanan.