Harga minyak melonjak karena risiko Hormuz terus memperketat pasokan global


🛢️ Harga minyak naik tajam pada 4 Mei, dengan Brent mendekati $114 per barel dan WTI di atas $105. Pergerakan ini mencerminkan bagaimana pasar menilai ulang risiko pasokan seiring ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat.
⚠️ Fokus utama adalah pada serangan yang terkait Iran di dekat UEA dan wilayah Fujairah, sebuah pusat energi utama di Teluk. Karena kapal komersial terus menghadapi risiko gangguan, premi risiko dalam harga minyak kemungkinan besar tidak akan cepat menghilang.
🚢️ AS telah meluncurkan upaya untuk membantu kapal sipil melintasi Hormuz, tetapi pasar belum menganggap ini sebagai sinyal yang cukup kuat agar aliran pengiriman kembali normal. Hormuz masih mengelola sekitar 20% dari aliran minyak global, jadi setiap penyumbatan lebih lanjut dapat menjaga harga tetap tinggi.
📉️ Dampaknya kini menyebar ke pasar saham, ekspektasi inflasi, dan saham energi. Dalam jangka pendek, area Brent sekitar $115–120 akan menjadi zona utama yang harus diperhatikan; jika pengiriman membaik atau ketegangan mereda, harga minyak bisa kembali turun dengan cepat.
#EnergyMarkets
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan