Goldman memperingatkan bahwa inventaris minyak global telah turun ke tingkat terendah dalam hampir 8 tahun, membuat risiko harga energi sulit untuk cepat mereda.


📌 Inventaris minyak global sekarang hanya sekitar 101 hari permintaan, menurut Goldman Sachs, tingkat terendah dalam hampir 8 tahun. Ini menunjukkan pasar minyak memiliki buffer keamanan yang lebih sedikit sementara pasokan tetap terbatas oleh ketegangan di sekitar Hormuz.
⚠️ Jika Selat Hormuz tetap sangat dibatasi, Goldman memperkirakan inventaris bisa turun menjadi 98 hari permintaan pada akhir Mei. Masalah utama bukan hanya tingkat inventaris yang rendah, tetapi juga kecepatan pengurangan stok yang lebih cepat dari perkiraan.
🔎 Tekanan juga menyebar ke produk olahan, dengan cadangan bensin, diesel, bahan bakar jet, dan nafta turun dari 50 hari menjadi 45 hari. Ini bisa membuat biaya logistik, penerbangan, kimia, dan bahan bakar konsumen menjadi lebih sensitif terhadap gangguan baru.
💡 Oleh karena itu, bahkan jika harga minyak mengalami penurunan jangka pendek, pasar mungkin tetap sangat volatil jika Hormuz tidak dibuka kembali secara stabil. Inventaris yang rendah mengubah setiap gangguan pengiriman atau pasokan menjadi katalis yang lebih kuat untuk harga minyak.
#EnergyMarkets
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan