Стів Ханк, diakui sebagai ekonom AS yang sebelumnya memberikan konsultasi kepada pemerintah Amerika selama masa Presiden Reagan, mengemukakan prediksi mengenai kebijakan selanjutnya dari Federal Reserve System. Menurut pendapatnya, bank sentral akan dipaksa untuk mempertahankan suku bunga yang tinggi karena tekanan inflasi yang signifikan dan ketidakpastian yang meningkat di arena politik global.
Mengapa Federal Reserve tidak terburu-buru menurunkan suku bunga
Alasan utama dari posisi ini adalah ketergantungan pada kebutuhan untuk menahan laju kenaikan harga. Lingkungan inflasi tetap tidak stabil, dan keandalan kebijakan moneter membutuhkan arah yang konsisten. Penelitian yang dirujuk Hanks menunjukkan bahwa pelonggaran kondisi moneter secara dini dapat memiliki efek sebaliknya terhadap efektivitas perang melawan inflasi dolar dalam jangka panjang.
Kritik terhadap kebijakan perdagangan dan kepercayaan terhadap mata uang Amerika
Menurut NS3, Steve Hank mengungkapkan kritik terhadap praktik perdagangan pemerintahan Trump. Ia menunjukkan bahwa keputusan tersebut memicu peningkatan resistensi di arena internasional dan merusak kepercayaan dunia terhadap stabilitas ekonomi Amerika. Hal ini, pada gilirannya, mempengaruhi persepsi terhadap dolar sebagai tempat aman bagi modal, yang secara tradisional menjadi karakteristik utamanya.
Sinyal pasar: ke mana para investor melarikan diri
Pergerakan harga logam mulia menceritakan kisah yang penuh makna tentang harapan pelaku pasar. Kenaikan harga emas dan perak menunjukkan bahwa investor khawatir tentang prospek melemahnya daya beli dolar dalam jangka panjang. Perpindahan portofolio dari aset mata uang tradisional ke aset riil mencerminkan kekhawatiran terhadap dinamika inflasi dolar dan kepercayaan akan perlunya mencari cara alternatif untuk menyimpan nilai modal.
Dengan demikian, prediksi dari ahli ini sejalan dengan apa yang ditunjukkan oleh pasar sendiri: mempertahankan kebijakan moneter yang ketat tetap menjadi kebutuhan mendesak untuk melawan tekanan inflasi yang berkepanjangan terhadap mata uang Amerika.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ekonomis AS memperkirakan penahanan suku bunga yang berkepanjangan untuk melawan inflasi dolar
Стів Ханк, diakui sebagai ekonom AS yang sebelumnya memberikan konsultasi kepada pemerintah Amerika selama masa Presiden Reagan, mengemukakan prediksi mengenai kebijakan selanjutnya dari Federal Reserve System. Menurut pendapatnya, bank sentral akan dipaksa untuk mempertahankan suku bunga yang tinggi karena tekanan inflasi yang signifikan dan ketidakpastian yang meningkat di arena politik global.
Mengapa Federal Reserve tidak terburu-buru menurunkan suku bunga
Alasan utama dari posisi ini adalah ketergantungan pada kebutuhan untuk menahan laju kenaikan harga. Lingkungan inflasi tetap tidak stabil, dan keandalan kebijakan moneter membutuhkan arah yang konsisten. Penelitian yang dirujuk Hanks menunjukkan bahwa pelonggaran kondisi moneter secara dini dapat memiliki efek sebaliknya terhadap efektivitas perang melawan inflasi dolar dalam jangka panjang.
Kritik terhadap kebijakan perdagangan dan kepercayaan terhadap mata uang Amerika
Menurut NS3, Steve Hank mengungkapkan kritik terhadap praktik perdagangan pemerintahan Trump. Ia menunjukkan bahwa keputusan tersebut memicu peningkatan resistensi di arena internasional dan merusak kepercayaan dunia terhadap stabilitas ekonomi Amerika. Hal ini, pada gilirannya, mempengaruhi persepsi terhadap dolar sebagai tempat aman bagi modal, yang secara tradisional menjadi karakteristik utamanya.
Sinyal pasar: ke mana para investor melarikan diri
Pergerakan harga logam mulia menceritakan kisah yang penuh makna tentang harapan pelaku pasar. Kenaikan harga emas dan perak menunjukkan bahwa investor khawatir tentang prospek melemahnya daya beli dolar dalam jangka panjang. Perpindahan portofolio dari aset mata uang tradisional ke aset riil mencerminkan kekhawatiran terhadap dinamika inflasi dolar dan kepercayaan akan perlunya mencari cara alternatif untuk menyimpan nilai modal.
Dengan demikian, prediksi dari ahli ini sejalan dengan apa yang ditunjukkan oleh pasar sendiri: mempertahankan kebijakan moneter yang ketat tetap menjadi kebutuhan mendesak untuk melawan tekanan inflasi yang berkepanjangan terhadap mata uang Amerika.