Pertarungan hukum yang meningkat antara Presiden Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah memicu ketegangan besar di Kongres, yang berpotensi memperumit jadwal penyesuaian suku bunga yang diharapkan. Menurut Odaily, gugatan pidana Trump yang menargetkan Powell telah memobilisasi oposisi di kalangan anggota Partai Republik, menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas pengambilan keputusan kebijakan moneter di tingkat tertinggi pemerintahan.
Perlawanan Partai Republik Mendapatkan Pusat Perhatian
Perselisihan ini telah menimbulkan kontroversi besar, terutama di kalangan anggota partai Trump sendiri. Senator Thom Tillis, seorang suara Partai Republik yang terkemuka, telah menyatakan niatnya untuk memblokir semua nominasi Federal Reserve sampai penyelidikan terhadap gugatan Trump selesai. Ini menunjukkan adanya perpecahan yang cukup signifikan di dalam barisan GOP, karena Tillis secara terbuka berjanji untuk mempertahankan sikap menghalang-halangi ini terlepas dari tekanan politik. Posisi ini menegaskan ketegangan mendasar antara kekuasaan eksekutif dan pengawasan legislatif dalam urusan bank sentral.
Strategi Jangka Panjang: Kalkulasi Politik Trump
Trump tidak menunjukkan keinginan untuk mundur dari pendekatan konfrontatifnya. Sebagai sinyal tekad yang penting, dia telah menunjukkan kesediaannya untuk menunda suara konfirmasi senator terhadap kandidat favoritnya, Walsh—berpotensi menunggu hingga Januari 2027, saat masa jabatan Tillis saat ini berakhir. Strategi ini mencerminkan perhitungan Trump bahwa waktu pada akhirnya dapat membawa situasi politik yang lebih menguntungkan bagi calon-calon yang dia usulkan, meskipun harus menunda penunjukan Federal Reserve yang penting yang biasanya mempengaruhi kebijakan ekonomi secara lebih luas.
Implikasi terhadap Independensi Bank Sentral
Kekhawatiran yang lebih luas dari konfrontasi ini berkisar pada prinsip independensi Federal Reserve. Secara historis, pemisahan antara politik presiden dan keputusan bank sentral dianggap penting untuk kebijakan moneter yang sehat. Bentrokan saat ini menimbulkan pertanyaan apakah batas tradisional tersebut akan terus bertahan seiring dengan semakin dalamnya perpecahan politik di Washington.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kebuntuan Politik Memanas Seputar Gugatan Powell Trump di Washington
Pertarungan hukum yang meningkat antara Presiden Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah memicu ketegangan besar di Kongres, yang berpotensi memperumit jadwal penyesuaian suku bunga yang diharapkan. Menurut Odaily, gugatan pidana Trump yang menargetkan Powell telah memobilisasi oposisi di kalangan anggota Partai Republik, menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas pengambilan keputusan kebijakan moneter di tingkat tertinggi pemerintahan.
Perlawanan Partai Republik Mendapatkan Pusat Perhatian
Perselisihan ini telah menimbulkan kontroversi besar, terutama di kalangan anggota partai Trump sendiri. Senator Thom Tillis, seorang suara Partai Republik yang terkemuka, telah menyatakan niatnya untuk memblokir semua nominasi Federal Reserve sampai penyelidikan terhadap gugatan Trump selesai. Ini menunjukkan adanya perpecahan yang cukup signifikan di dalam barisan GOP, karena Tillis secara terbuka berjanji untuk mempertahankan sikap menghalang-halangi ini terlepas dari tekanan politik. Posisi ini menegaskan ketegangan mendasar antara kekuasaan eksekutif dan pengawasan legislatif dalam urusan bank sentral.
Strategi Jangka Panjang: Kalkulasi Politik Trump
Trump tidak menunjukkan keinginan untuk mundur dari pendekatan konfrontatifnya. Sebagai sinyal tekad yang penting, dia telah menunjukkan kesediaannya untuk menunda suara konfirmasi senator terhadap kandidat favoritnya, Walsh—berpotensi menunggu hingga Januari 2027, saat masa jabatan Tillis saat ini berakhir. Strategi ini mencerminkan perhitungan Trump bahwa waktu pada akhirnya dapat membawa situasi politik yang lebih menguntungkan bagi calon-calon yang dia usulkan, meskipun harus menunda penunjukan Federal Reserve yang penting yang biasanya mempengaruhi kebijakan ekonomi secara lebih luas.
Implikasi terhadap Independensi Bank Sentral
Kekhawatiran yang lebih luas dari konfrontasi ini berkisar pada prinsip independensi Federal Reserve. Secara historis, pemisahan antara politik presiden dan keputusan bank sentral dianggap penting untuk kebijakan moneter yang sehat. Bentrokan saat ini menimbulkan pertanyaan apakah batas tradisional tersebut akan terus bertahan seiring dengan semakin dalamnya perpecahan politik di Washington.