Perusahaan multinasional produk susu, Danone, telah meluncurkan operasi penarikan batch tertentu dari merek nutrisi anak-anak mereka, Aptamil dan Milumil, di dua pasar utama Eropa Tengah. Langkah pencegahan ini dilakukan sebagai respons terhadap pembaruan standar regulasi Eropa mengenai kontaminasi bakteri dalam makanan bayi, sebuah langkah yang mencerminkan peningkatan ketatnya pengawasan dari badan pengawas keamanan pangan.
Perubahan Regulasi di Uni Eropa dan Implikasinya
Uni Eropa baru-baru ini mengubah batas maksimum konsentrasi Bacillus cereus dalam produk makanan yang ditujukan untuk bayi dan balita. Bakteri ini, yang hadir di beberapa lingkungan produksi, dapat menyebabkan masalah pencernaan jika mencapai tingkat tertentu. Berdasarkan informasi dari Jin10, pembatasan baru ini didasarkan pada evaluasi ilmiah tentang keamanan nutrisi dan merupakan penguatan dari kriteria sebelumnya yang berlaku selama bertahun-tahun.
Langkah Penarikan di Austria dan Jerman
Otoritas keamanan pangan Austria secara resmi mengumumkan penarikan ini pada 5 Februari, setelah berkoordinasi dengan Danone dan memverifikasi batch yang terkena dampak. Total lebih dari 90 batch formula bayi telah diidentifikasi sebagai berpotensi terpengaruh oleh parameter kualitas baru. Austria bertindak sebagai pusat koordinasi utama, meskipun produk yang ditarik juga termasuk unit yang beredar dari Jerman, negara tempat produk tersebut didistribusikan melalui perbatasan regional.
Jangkauan Lintas Negara dari Operasi
Sifat rantai distribusi di Eropa berarti bahwa produk yang teridentifikasi mungkin telah beredar di antara pasar yang terhubung. Penarikan ini tidak terbatas pada satu titik penjualan saja, melainkan mencakup seluruh rantai pemasaran di kedua negara, mencerminkan kompleksitas logistik sektor makanan bayi, di mana pelacakan dan koordinasi antar otoritas regulasi sangat penting untuk melindungi konsumen yang paling rentan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Danone Melakukan Penarikan Formula Bayi di Austria Setelah Peraturan Baru UE tentang Toksin
Perusahaan multinasional produk susu, Danone, telah meluncurkan operasi penarikan batch tertentu dari merek nutrisi anak-anak mereka, Aptamil dan Milumil, di dua pasar utama Eropa Tengah. Langkah pencegahan ini dilakukan sebagai respons terhadap pembaruan standar regulasi Eropa mengenai kontaminasi bakteri dalam makanan bayi, sebuah langkah yang mencerminkan peningkatan ketatnya pengawasan dari badan pengawas keamanan pangan.
Perubahan Regulasi di Uni Eropa dan Implikasinya
Uni Eropa baru-baru ini mengubah batas maksimum konsentrasi Bacillus cereus dalam produk makanan yang ditujukan untuk bayi dan balita. Bakteri ini, yang hadir di beberapa lingkungan produksi, dapat menyebabkan masalah pencernaan jika mencapai tingkat tertentu. Berdasarkan informasi dari Jin10, pembatasan baru ini didasarkan pada evaluasi ilmiah tentang keamanan nutrisi dan merupakan penguatan dari kriteria sebelumnya yang berlaku selama bertahun-tahun.
Langkah Penarikan di Austria dan Jerman
Otoritas keamanan pangan Austria secara resmi mengumumkan penarikan ini pada 5 Februari, setelah berkoordinasi dengan Danone dan memverifikasi batch yang terkena dampak. Total lebih dari 90 batch formula bayi telah diidentifikasi sebagai berpotensi terpengaruh oleh parameter kualitas baru. Austria bertindak sebagai pusat koordinasi utama, meskipun produk yang ditarik juga termasuk unit yang beredar dari Jerman, negara tempat produk tersebut didistribusikan melalui perbatasan regional.
Jangkauan Lintas Negara dari Operasi
Sifat rantai distribusi di Eropa berarti bahwa produk yang teridentifikasi mungkin telah beredar di antara pasar yang terhubung. Penarikan ini tidak terbatas pada satu titik penjualan saja, melainkan mencakup seluruh rantai pemasaran di kedua negara, mencerminkan kompleksitas logistik sektor makanan bayi, di mana pelacakan dan koordinasi antar otoritas regulasi sangat penting untuk melindungi konsumen yang paling rentan.