Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pernah bertanya-tanya bagaimana beberapa investor mendapatkan pembayaran rutin hanya dari memegang saham? Di situlah dividen tunai berperan, dan jujur saja, ini adalah salah satu cara paling sederhana untuk mendapatkan penghasilan pasif dari pasar.
Jadi inilah ide dasarnya: ketika sebuah perusahaan mendapatkan keuntungan yang baik, dewan memutuskan untuk berbagi sebagian dari keberhasilan itu dengan pemegang saham. Alih-alih menginvestasikan kembali semuanya ke dalam bisnis, mereka mendistribusikan uang tunai langsung kepada pemilik saham. Ini adalah cara mereka mengucapkan terima kasih karena telah menjadi bagian dari perusahaan.
Matematikanya sederhana. Jika sebuah perusahaan menyatakan $2 juta dalam total dividen dan memiliki 1 juta saham yang beredar, itu berarti $2 per saham. Memiliki 500 saham? Kamu mendapatkan $1.000. Uang tunai itu masuk ke akunmu setiap kuartal untuk sebagian besar perusahaan, meskipun ada juga yang melakukannya setiap tahun atau dua kali setahun.
Sekarang, ada perbedaan penting yang perlu dipahami. Perusahaan dapat memberi penghargaan kepada pemegang saham dengan dua cara: dividen tunai atau dividen saham. Dengan dividen tunai, kamu langsung mendapatkan uang. Dividen saham bekerja berbeda—kamu mendapatkan saham tambahan sebagai gantinya. Dividen saham sebesar 10% berarti 100 sahammu menjadi 110, tetapi harga saham menyesuaikan sehingga nilai totalnya tetap kira-kira sama pada awalnya. Uang tunai adalah gratifikasi instan; dividen saham bertaruh pada apresiasi di masa depan.
Mengapa ini penting? Dividen tunai menandakan stabilitas keuangan. Ketika sebuah perusahaan secara konsisten membayarnya, itu secara implisit mengatakan "kami menguntungkan dan cukup percaya diri untuk berbagi kekayaan." Itu bisa menarik investor jangka panjang dan bahkan membantu menstabilkan harga saham. Bagi pensiunan atau siapa saja yang menginginkan aliran kas yang stabil, ini benar-benar berguna.
Namun, ada kekurangannya. Pertama, pajak. Pendapatan dividen dikenai pajak sebagai penghasilan biasa di sebagian besar yurisdiksi, yang bisa mengurangi hasilmu. Kedua, ketika perusahaan membayar uang tunai, itu adalah modal yang tidak mereka gunakan untuk mendanai pertumbuhan—R&D, akuisisi, ekspansi. Kadang-kadang itu membatasi seberapa cepat sebuah perusahaan dapat berkembang. Ketiga, jika sebuah perusahaan tiba-tiba memotong atau menghentikan dividen, pasar sering menghukum keras. Investor mengartikan itu sebagai tanda bahaya.
Proses pembayaran memiliki garis waktu tertentu yang kebanyakan orang tidak tahu. Dewan mengumumkan dividen pada tanggal deklarasi dan menetapkan tanggal pencatatan—hanya pemegang saham yang memiliki saham pada tanggal itu yang akan dibayar. Ada juga tanggal ex-dividen, yaitu satu hari kerja sebelum tanggal pencatatan. Membeli setelah tanggal itu? Kamu melewatkan dividen; pemilik sebelumnya yang mendapatkannya. Kemudian datang tanggal pembayaran sebenarnya saat uang masuk ke akunmu.
Intinya: dividen tunai adalah sumber penghasilan yang sah jika kamu tahu apa yang kamu lakukan. Mereka memberi penghargaan kepada investor yang sabar, menunjukkan kesehatan perusahaan, dan memberi fleksibilitas dalam menggunakan uang tersebut. Cukup pertimbangkan pajak dan pahami bahwa tidak semua saham membayar dividen. Jika kamu membangun portofolio yang mencakup saham yang membayar dividen, kamu secara efektif membiarkan uangmu bekerja untukmu sementara kamu memegangnya.