Bitcoin telah mencapai level harga tertinggi di Iran, tetapi lonjakan ini menceritakan kisah yang berbeda dari banyak judul berita. Lonjakan ini mencerminkan penurunan tajam nilai rial Iran daripada lonjakan mendadak di pasar Bitcoin global. Baru-baru ini, rial jatuh ke sekitar 1,4 juta per dolar AS, menandai level terlemahnya sepanjang masa. Akibatnya, nilai Bitcoin dalam rial dan toman melonjak ke level tertinggi sejarah.
Dalam siklus pasar sebelumnya, pedagang lokal melaporkan harga Bitcoin mencapai level multi-miliar toman. Tonggak ini sering terjadi ketika kekuatan Bitcoin global sejalan dengan depresiasi rial yang cepat. Oleh karena itu, pergerakan harga mungkin terlihat parabolik di dalam Iran, meskipun harga Bitcoin secara global bergerak dengan kecepatan yang jauh lebih lambat.
Tekanan ekonomi yang terus berlangsung di Iran telah mendorong banyak warga untuk memikirkan kembali cara mereka melindungi tabungan mereka. Inflasi telah mengurangi daya beli, sementara pembatasan perbankan membatasi akses ke mata uang asing. Akibatnya, Bitcoin masuk dalam diskusi publik sebagai kemungkinan penyimpan nilai.
Beberapa faktor yang mendorong minat ini:
Namun, adopsi tetap rumit. Otoritas Iran telah mengubah kebijakan beberapa kali, termasuk larangan parsial terhadap pembayaran crypto. Selain itu, sanksi internasional memaksa banyak pengguna bergantung pada VPN dan platform luar negeri, yang menambah risiko dan ketidakpastian.
Meskipun harga lokal tampak meledak-ledak, kinerja Bitcoin secara global tetap relatif stabil. Perdagangan terbaru menjaga BTC dalam kisaran $90.000 hingga $92.000. Fluktuasi harga jangka pendek sering mengikuti berita geopolitik atau sinyal ekonomi AS, bukan spekulasi yang melampaui batas.
Kontras ini menjelaskan kebingungan tersebut. Di Iran, Bitcoin tampak seperti terus melonjak tanpa henti. Secara global, harganya bergerak dalam kisaran yang sudah dikenal. Oleh karena itu, cerita sebenarnya berfokus pada krisis mata uang Iran, bukan reli Bitcoin yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Artikel Terkait
Bitcoin Tembus $79.000, Naik 1,14% dalam 24 Jam
Kenaikan Bitcoin sebesar 20% pada 20 April bersifat spekulatif, didorong oleh futures bukan permintaan spot: CryptoQuant
Bitcoin Naik Hampir 3% dalam 24 Jam, Bidik 80.000 Dolar AS saat Saham Menguat
Level Likuidasi Bitcoin: $643M dalam Likuidasi Jangka Pendek jika BTC Tembus $81.711
Bitcoin Melonjak Melewati $78.000 saat Senat Maju dengan RUU Stablecoin