BE

Harga Bloom Energy Corp

BE
Rp5.140.742,75
+Rp115.089,96(+2,29%)

*Data terakhir diperbarui: 2026-05-05 21:12 (UTC+8)

Pada 2026-05-05 21:12, Bloom Energy Corp (BE) dihargai di Rp5.140.742,75, dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp1208,20T, rasio P/E -236,20, dan imbal hasil dividen sebesar 0,00%. Hari ini, harga saham berfluktuasi di antara Rp4.997.620,29 dan Rp5.213.174,55. Harga saat ini adalah 2,86% di atas titik terendah hari ini dan 1,38% di bawah titik tertinggi hari ini, dengan volume perdagangan 9,88M. Selama 52 minggu terakhir, BE telah diperdagangkan antara Rp2.159.024,89 hingga Rp5.274.114,76, dan harga saat ini adalah -2,52% jauh dari titik tertinggi 52 minggu.

Statistik Utama BE

Penutupan KemarinRp5.058.386,39
Kapitalisasi PasarRp1208,20T
Volume9,88M
Rasio P/E-236,20
Imbal Hasil Dividen (TTM)0,00%
EPS Terdilusi (TTM)0,02
Laba Bersih (FY)-Rp1,53T
Pendapatan (FY)Rp35,24T
Tanggal Pendapatan2026-07-30
Estimasi EPS0,35
Estimasi PendapatanRp13,89T
Saham Beredar238,85M
Beta (1T)3.185

Tentang BE

Bloom Energy Corporation merancang, memproduksi, menjual, dan memasang sistem sel bahan bakar oksida padat untuk pembangkit listrik di lokasi di Amerika Serikat dan internasional. Perusahaan menawarkan Bloom Energy Server, sebuah platform pembangkit listrik yang mengubah bahan bakar, seperti gas alam, biogas, hidrogen, atau campuran dari bahan bakar tersebut, menjadi listrik melalui proses elektrokimia tanpa pembakaran. Perusahaan melayani pusat data, rumah sakit, fasilitas manufaktur kesehatan, fasilitas bioteknologi, toko kelontong, toko perangkat keras, bank, fasilitas telekomunikasi, dan aplikasi infrastruktur kritis lainnya. Perusahaan sebelumnya dikenal sebagai Ion America Corp. dan mengubah namanya menjadi Bloom Energy Corporation pada September 2006. Bloom Energy Corporation didirikan pada tahun 2001 dan berkantor pusat di San Jose, California.
SektorIndustri
IndustriPeralatan dan Suku Cadang Listrik
CEOK. R. Sridhar
Kantor PusatSan Jose,CA,US
Karyawan (FY)2,21K
Pendapatan Rata-rata (1T)Rp15,91B
Pendapatan Bersih per Karyawan-Rp695,46M

Pelajari lebih lanjut tentang Bloom Energy Corp (BE)

FAQ Bloom Energy Corp (BE)

Berapa harga saham Bloom Energy Corp (BE) hari ini?

x
Bloom Energy Corp (BE) saat ini diperdagangkan di harga Rp5.140.742,75, dengan perubahan 24 jam sebesar +2,29%. Rentang perdagangan 52 minggu adalah Rp2.159.024,89–Rp5.274.114,76.

Berapa harga tertinggi dan terendah 52 minggu untuk Bloom Energy Corp (BE)?

x

Berapa rasio harga terhadap pendapatan (P/E) dari Bloom Energy Corp (BE)? Apa arti dari rasio tersebut?

x

Berapa kapitalisasi pasar Bloom Energy Corp (BE)?

x

Berapa laba per saham (EPS) kuartalan terbaru untuk Bloom Energy Corp (BE)?

x

Apakah Anda sebaiknya beli atau jual Bloom Energy Corp (BE) sekarang?

x

Faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga saham Bloom Energy Corp (BE)?

x

Bagaimana cara beli saham Bloom Energy Corp (BE)?

x

Peringatan Risiko

Pasar saham melibatkan tingkat risiko dan volatilitas harga yang tinggi. Nilai investasi Anda dapat meningkat atau menurun, dan Anda mungkin tidak mendapatkan kembali seluruh jumlah yang diinvestasikan. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang andal untuk hasil di masa depan. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus dengan cermat menilai pengalaman investasi, kondisi keuangan, tujuan investasi, dan toleransi risiko Anda, serta melakukan riset sendiri. Jika diperlukan, konsultasikan dengan penasihat keuangan independen.

Penafian

Konten di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi, saran keuangan, atau rekomendasi perdagangan. Gate tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh keputusan keuangan tersebut. Lebih lanjut, harap diperhatikan bahwa Gate mungkin tidak dapat menyediakan layanan penuh di pasar dan yurisdiksi tertentu, termasuk namun tidak terbatas pada Amerika Serikat, Kanada, Iran, dan Kuba. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lokasi Terbatas, silakan merujuk ke Perjanjian Pengguna.

Berita Terbaru Bloom Energy Corp (BE)

2026-05-04 06:31

Cycol Gallery Membuka Pameran Solo Frank Ape dengan Penjualan Karya Terkait Blockchain, 1–31 Mei

Pada 1 Mei 2026, Cycol Gallery di Lower East Side, New York, membuka Let's Be Frank, pameran tunggal berskala besar oleh seniman Brandon Sines yang dikenal sebagai Frank Ape. Pameran ini berlangsung hingga 31 Mei dan mengeksplorasi tema identitas, keterhubungan, dan komunitas melalui berbagai instalasi yang mencakup dua lantai galeri, termasuk sebuah patung setinggi 8 kaki berjudul Home Is All of Us. Pengunjung dapat membeli karya seni baik secara fisik di galeri maupun secara digital melalui minting berbasis blockchain di platform Exchange Art. Pameran dibuka dengan pratinjau pers pada 30 April, lalu resepsi publik pada 1 Mei dengan tiket masuk gratis.

2026-05-02 09:48

Sebuah platform CEX Alpha akan melisting Billions Network (BILL) pada 4 Mei.

Menurut pengumuman resmi, platform CEX Alpha besar akan mencantumkan Billions Network (BILL) pada 4 Mei. Pengguna yang memenuhi syarat dapat mengklaim hadiah airdrop menggunakan poin Alpha setelah perdagangan dibuka, dengan detail lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

2026-04-15 13:31

Peringatan TradFi Naik: BE (Bloom Energy Corp) Naik Melebihi 22%

Gate News: Menurut data terbaru [Gate TradFi](https://www.gate.com/id/tradfi), BE (Bloom Energy Corp) telah melonjak sebesar 22% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

2026-04-14 19:42

Peringatan TradFi Naik: BE (Bloom Energy Corp) Naik Melebihi 22%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, BE (Bloom Energy Corp) telah melonjak sebesar 22% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

2026-03-29 08:37

CoinList akan mendukung OneFootball untuk melakukan TGE token OFC pada 9 April

BlockBeats mengabarkan, pada 29 Maret, CoinList mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan mendukung TGE token OFC yang akan dilakukan oleh platform media sepak bola OneFootball pada 9 April, token tersebut akan didistribusikan ke dompet CoinList non-kustodian para peserta penjualan. Platform media sepak bola OneFootball menyatakan bahwa, selain TGE token OFC, mereka juga akan meluncurkan FanPass, beberapa produk baru, serta peta jalan yang baru.

Postingan Hangat Tentang Bloom Energy Corp (BE)

ThisNameIsn_tBad.

ThisNameIsn_tBad.

5 jam yang lalu
The Federal Reserve keeps interest rates unchanged, but internal disagreements hint at a policy turning point 30 April, the Federal Reserve maintained the benchmark interest rate at 3.50%–3.75%, marking the third consecutive meeting without policy adjustments. On the surface, this appears to be a continued stance of “wait-and-see.” However, behind this decision lies a more significant development: a rare and growing internal policy rift. The 8-4 voting split represents the most notable disagreement within the Federal Open Market Committee (FOMC) since 1992, indicating that consensus on the U.S. monetary policy path is weakening from a structural rather than tactical perspective. What’s happening beneath the surface Details of the disagreement are more important than the rate decision itself: Three regional Fed presidents oppose any dovish bias in the statement One Fed governor pushes for an immediate rate cut The majority still favors holding rates steady This is not a typical disagreement. It reflects an intensifying split: Policy makers focused on inflation Members concerned with growth and labor Members worried about financial stability risks Inflation is no longer a “deflation-friendly narrative” The Fed explicitly acknowledges that inflation remains stubborn, with particular emphasis on energy-driven price pressures. The key structural drivers now are: Oil price increases driven by Middle East geopolitical tensions Secondary inflation effects from transportation and production costs This is important because energy inflation historically: Has high volatility Is difficult to contain solely with monetary policy And can quickly reverse deflationary trends A true shift: “Higher for longer” interest rates are being re-priced Markets are no longer just discussing “when to cut rates.” They are now reassessing three scenarios: 1. Extended plateau (a fundamental shift) Interest rates stay higher for longer than expected Rate cuts are further delayed into the later stages of the cycle 2. Policy reversal risk Persistent inflation forces the Fed to maintain restrictive stance longer Financial conditions tighten indirectly through yields 3. Limited tail risk of tightening (re-emerging) If oil-driven inflation persists The Fed may be forced to consider additional rate hikes This final scenario was largely dismissed early in the cycle — now it is being re-priced. Why this voting split matters to markets The Fed no longer signals as a unified entity. Instead, it is becoming: An institution reacting to fragmented signals from the economy This brings three main market consequences: 1. Increased volatility in risk assets Stocks and cryptocurrencies are more sensitive to: Fed speeches Dot plot changes Individual governor comments 2. Unstable rate expectations Bond markets struggle to anchor: Rate cut timelines Terminal rate assumptions 3. Liquidity uncertainties When policy direction is unclear, institutional capital tends to: Reduce leverage Shift to short-term assets Delay aggressive positioning Hidden macro tensions The core conflicts within the Fed now are: Persistent inflation versus economic slowdown risks Energy shocks versus financial stability Data dependence versus policy credibility This environment resembles the common setting for policy mistakes in history — either: Prolonged over-tightening Or premature easing leading to renewed inflation Market impact summary Current market pricing: Lower probability of rate cuts in the near term Increased yield volatility expectations Rising equity risk premiums A stronger dollar in uncertain phases Pressure on high-duration assets (tech, growth, cryptocurrencies) Bottom line This Fed meeting is not about interest rates — but about the loss of internal consensus within the world’s most influential monetary institution. When policy unity breaks down, markets no longer react solely based on decision actions — but fluctuate based on differences in member interpretations. This is precisely why volatility is expanding.
1
0
0
0